Langsung ke konten
Chartora

Cara membaca laporan laba: EPS, guidance, dan beat

Panduan sederhana tentang laporan laba perusahaan AS: dokumen 10-Q dan 10-K, pendapatan, EPS, angka yang disesuaikan, guidance, dan mengapa saham bisa turun meski hasilnya melampaui perkiraan.

Saham9 Oktober 20264 menit baca
Di halaman ini
  1. Laporan dan dokumen resminya
  2. Pendapatan, EPS, dan EPS dilusian
  3. Angka GAAP dan angka yang disesuaikan
  4. Beat atau miss, dan guidance
  5. Mengapa saham bisa turun meski hasilnya beat

Empat kali setahun, perusahaan publik AS melaporkan hasil kinerjanya, dan sahamnya bisa bergerak tajam dalam beberapa jam setelahnya. Judul berita memadatkan dokumen panjang menjadi beberapa kata: “beat”, “miss”, “guidance dipangkas”. Mengetahui asal angka-angka itu membuat judul berita lebih mudah dinilai.

Laporan dan dokumen resminya

Hasil kinerja biasanya pertama kali muncul dalam siaran pers, yang sering disampaikan ke SEC melalui Form 8-K, sementara dokumen resminya menyusul pada hari yang sama atau setelahnya. Tahun fiskal perusahaan tidak harus sama dengan tahun kalender, jadi “kuartal ketiga” bisa berarti bulan yang berbeda untuk perusahaan yang berbeda.

  • Form 10-Q: laporan kuartalan, diajukan untuk masing-masing dari tiga kuartal pertama tahun fiskal. Laporan keuangannya ditelaah (review) oleh auditor, bukan diaudit.
  • Form 10-K: laporan tahunan. Mencakup seluruh tahun fiskal, berisi laporan keuangan yang telah diaudit serta pembahasan yang lebih panjang tentang bisnis dan risikonya. Tidak ada 10-Q terpisah untuk kuartal keempat.
  • Kedua dokumen bersifat publik dan bisa dibaca gratis di basis data EDGAR milik SEC.

Pendapatan, EPS, dan EPS dilusian

Pendapatan (revenue) adalah uang yang diterima perusahaan dari penjualan produk atau jasanya. Biaya dikurangkan tahap demi tahap hingga yang tersisa adalah laba bersih, yaitu keuntungan untuk periode tersebut.

Laba per saham (EPS) membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham biasa dengan rata-rata jumlah saham beredar selama periode itu. EPS dilusian (diluted EPS) juga memperhitungkan saham yang bisa tercipta dari opsi saham, unit saham terbatas, dan efek konversi, sehingga nilainya sama dengan atau lebih rendah daripada EPS dasar.

Misalkan sebuah perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan $2,07 miliar dan laba bersih $123 juta. Rata-rata jumlah saham beredarnya 400 juta, atau 410 juta setelah memperhitungkan saham potensial:

  • EPS dasar: $123 juta ÷ 400 juta = $0,3075, dibulatkan menjadi $0,31.
  • EPS dilusian: $123 juta ÷ 410 juta = $0,30.

Hasil kinerja biasanya dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya, sehingga efek musiman tersingkirkan. Jika kuartal yang sama tahun lalu mencatat pendapatan $1,80 miliar dan EPS dilusian $0,25, pendapatan tumbuh 15,0% dan EPS dilusian tumbuh 20,0% secara tahunan.

Grafik waterfall: batang pendapatan yang tinggi, tiga batang merah yang turun bertahap untuk biaya, dan batang hijau kecil untuk laba bersih, dengan titik-titik di bawahnya yang mewakili saham.
Perusahaan hipotetis dari contoh. Biru: pendapatan. Merah, dari kiri ke kanan: beban pokok pendapatan, beban operasional, lalu bunga dan pajak. Hijau: laba bersih, yang dibagi ke seluruh saham beredar (titik kuning amber) untuk menghasilkan EPS. Bukan data nyata.

Angka GAAP dan angka yang disesuaikan

Laporan keuangan mengikuti GAAP, yaitu prinsip akuntansi yang berlaku umum di AS. Banyak perusahaan juga menerbitkan angka yang disesuaikan (adjusted), atau non-GAAP, yang mengecualikan pos seperti kompensasi berbasis saham, biaya restrukturisasi, atau amortisasi aset tak berwujud hasil akuisisi.

Aturan SEC mewajibkan perusahaan yang menerbitkan ukuran non-GAAP untuk juga menampilkan ukuran GAAP yang paling sebanding beserta rekonsiliasi di antara keduanya. Dalam contoh tadi, jika perusahaan mengecualikan biaya $20,5 juta setelah pajak, EPS yang disesuaikan menjadi ($123 juta + $20,5 juta) ÷ 410 juta = $0,35, dibandingkan $0,30 menurut GAAP.

Bacalah rekonsiliasinya untuk melihat apa yang dikecualikan, dan apakah pos yang sama dikecualikan setiap kuartal.

Beat atau miss, dan guidance

Sebelum setiap laporan, analis menerbitkan perkiraan pendapatan dan EPS, dan penyedia data merata-ratakannya menjadi konsensus. Beat berarti angka yang dilaporkan berada di atas konsensus; miss berarti di bawahnya. Konsensus sering disusun berdasarkan EPS yang disesuaikan, jadi periksa versi mana yang dibandingkan dalam judul berita.

Misalkan konsensus untuk perusahaan contoh adalah EPS $0,28, dengan dasar yang sama seperti $0,30 yang dilaporkan, dan pendapatan $2,10 miliar:

  • EPS $0,30 melampaui konsensus sebesar $0,02, atau 7,1%.
  • Pendapatan $2,07 miliar meleset dari konsensus sebesar $30 juta, atau 1,4%.

Laporan yang sama menjadi beat di satu pos dan miss di pos lainnya.

Guidance adalah perkiraan manajemen sendiri untuk kuartal berikutnya atau setahun penuh, sering diberikan dalam bentuk rentang. Tidak semua perusahaan memberikannya. Bagi yang memberikannya, perubahan guidance bisa sama pentingnya dengan kuartal yang baru dilaporkan, karena harga saham mencerminkan ekspektasi tentang masa depan.

Mengapa saham bisa turun meski hasilnya beat

Harga saham sebelum laporan sudah mencerminkan ekspektasi investor, dan ekspektasi itu tidak selalu sama dengan konsensus yang dipublikasikan. Saham bisa turun setelah beat ketika:

  • selisih beat lebih kecil dari harapan investor, atau berasal dari biaya yang lebih rendah atau tarif pajak yang lebih rendah, bukan dari penjualan yang lebih tinggi;
  • pendapatan atau pos lain yang diawasi ketat meleset, seperti dalam contoh;
  • guidance untuk periode berikutnya berada di bawah ekspektasi;
  • margin menyempit, atau manajemen terdengar kurang yakin dalam earnings call.

Banyak perusahaan AS melaporkan hasilnya sebelum pasar dibuka atau setelah pasar tutup. Laporan yang dirilis setelah penutupan pertama kali diperdagangkan dalam sesi after-hours, saat volume lebih tipis dan harga bisa berayun lebih lebar daripada di jam reguler. Pergerakan pertama tidak selalu bertahan hingga sesi reguler berikutnya.

Sebagian besar perusahaan kemudian mengadakan earnings call, sering disiarkan secara daring, tempat manajemen membahas hasil kinerja dan menjawab pertanyaan analis. Apa yang disampaikan dalam call itu juga bisa menggerakkan saham.

Hanya untuk edukasi, bukan nasihat keuangan. Aset kripto dan saham bersifat fluktuatif, dan posisi dengan leverage bisa rugi melebihi uang yang Anda setorkan.

Dapatkan yang seperti ini setiap minggu

Ringkasan pasar 5 menit di kotak masuk Anda setiap Senin. Gratis, bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Gratis. Satu email setiap Senin. Berhenti berlangganan dengan satu klik.

Atau ikuti kanal Telegram @isoskwlls

Pasar saat ini

Berita terbaru